Politik

Nasdem Tolak Posisi Menteri, Surya Paloh: Ini Sebuah Pembelajaran Politik

Sumber foto: Instagram @official_nasdem

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto sudah mengumumkan susunan menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih pada Minggu (20/10/2024) malam. Namun, dari 53 menteri dan kepala badan, tidak ada kader dari Partai NasDem.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkapkan partainya tidak mengambil jatah kursi menteri pada kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran karena tidak ingin menjadi pragmatis demi kepentingan pendidikan politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Berulang kali NasDem ingin mengedepankan politik gagasan daripada pragmatisme agar bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi katakanlah proses pendidikan itu sendiri,” kata Surya Paloh di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2024.

Meski tidak berada di kabinet merah putih, Partai Nasdem menyatakan tetap mendukung pemerintahan

-kawan pers Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Bahkan, Surya Paloh mengakui bahwa Partai NasDem mendapatkan tawaran kursi menteri dari Presiden Prabowo, Namun partainya tidak mengambil tawaran tersebut.

“Ini ada momentum, ada kursi menteri ditawarkan oleh Pak Prabowo dan Pak Prabowo menyatakan, ‘Tolong, Bung Surya, jelaskan kepada kawandan masyarakat bahwasanya telah saya sediakan kursi kabinet untuk NasDem.’ Tetapi, NasDem menolak,” ungkap Paloh.

Menurutnya, saat-saat seperti ini merupakan momentum terbaik yang harus dimanfaatkan Partai NasDem untuk memberikan pembelajaran kepada publik mengenai moral dan proses pendidikan politik, yakni politik tanpa mahar.

Persepsi publik terhadap institusi politik selama ini tidak lebih dari sekadar mengejar kekuasaan tanpa ada ruang konsistensi idealisme dan kejujuran. Hal itulah yang ingin dibantah oleh Partai NasDem.

“Saya pikir ini mungkin yang pertama bagi proses perjalanan kehidupan kebangsaan yang dilalui oleh partai-partai politik negeri ini. Tapi, sekecil apa pun ini sumbangsih yang saya harapkan bisa membuka mata hati. Paling tidak, ada NasDem yang memulainya. Mudah-mudahan NasDem bisa tetap konsisten seperti ini, politik tanpa mahar,” katanya.(yk/dbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button